Rabu, 08 April 2009

13 purnama

Bak roda pedati yang berputar seiring lari sang kuda..begitulah roda kehidupan serasa membawaku ke kota bandung ini. Sungguh suatu pengalaman yang berharga, berada di rantau dengan segala pengalaman2 yang tak ternilai harganya..memang benar kata pepatah kl "pengalaman adalah guru terbaik", tampaknya kota bandung ini sudah banyak mengajarkanku tentang arti kehidupan.Tak terasa..13 purnama sudah kulalui di kota kembang ini.Suka..duka..Tawa..dan tangis pun ikut menemani langkah si perantau ini. Alhamdulillah..semua berjalan sesuai dengan kehendakNYA,banyak sekali nilai2 tentang hidup dan berpasrah diri yang aku dapatkan disini. Ana wa roby(aku dan tuhanku)..aku tiada siapa2 di kota yang baru bagiku ini..benar2 hanya aku dan tuhanku.
Pernah pada suatu hari aku dalam keadaan lapar..kurang lebih jam 10 pagi..ketika melihat sisa uang dikantong hanya tersisa 10rb rupiah..dalam hati berkata "alhamdulillah bisa buat beli mie neh..lumayan buat ampe besok", lalu aku pun bergegas menuju kios kelontong di dekat kontrakanku,tapi ada sesuatu yg membuat hatiku bergetar...seorang nenek tua duduk sambil terkesan kelelahan dan dalam keadaan lapar..sambil menatapku ia pun masih bisa tersenyum. Hancur rasa hati ini melihat sang nenek tadi,aku membayangkan kl itu aku dan setua itu dan tak berdaya...apa yg akan dilakukan orang yg melihatku? akhirnya aku tersadar dari lamunku dan teringat kata ustadz yusuf mansyur yg baru aja kudengarkan ceramahnya..kata pak ust kalau orang shodaqoh..dibales 10x lipat..akhirnya bismillah dech..sedikit rupiah tadi kuberikan kepada nenek itu. Nenek itupun tersenyum..itu adalah salah satu senyum yang paling indah yang pernah diberikan orang kepadaku..kegembiraan nenek itu dalam senyumnya membuatnya segera bangkit dan mengucapkan puji2 syukur kepada allah..tak kuasa ku menahan haru saat itu. Lalu nenek itu pun segera berlalu dihadapanku. Karena tak jadi membeli makanan,maka aku pun kembali ke kontrakan mungilku. Dasar manusia penuh dosa...aku pun pulang dan berhayal neh ceritanya..kalo tadi aku keluarin 10rb..berarti aku dapet 100rb donk ntar..hehehe, udah berhayal juga neh bakal makan enak ntar malem:) akupun kembali ke kerjaanku sampai akhirnya dhuhur tiba...lalu ashar datang disusul dengan suara batagor langganan yang biasa mondar mandir didepan kontrakan(hmm...g tau apa kalo perut lagi keroncongan!^_^). Perut ini semakin keroncongan,dalam hati bertanya tanya neh.."mana neh janjinya allah" ampe skr kok blom ada ya.."ah jangan2 ntar malem..tunggu aja dulu"jwab hatiku. Tak lama hujan pun turun..gerimis seakan mengundang serangga2 malam mulai keluar dari persembunyiannya sambil menanti santapan malamnya. Perut yang semakin keroncongan seakan memainkan nada2 sumbang yang kalau saja sampai doel sumbang denger pun mungkin dia akan pensiun jadi penyanyi...akhirnya sambil menunggu keajaiban terjadi..aku mendengarkan lagi kaset ust.yusuf mansyur..dan disitu ust bilang tentang ikhlas.aku terkaget dan terbangun dari lamunku..spontan ku berkata : Astagfirullah...baru beramal 10rb aja udah perhitungan ma allah..ya allah..riza ikhlas..kl memang riza harus g makanpun riza ikhlas.." subhanallah..tak lama setelah aku mengucapkan itu..perut terasa penuh..kenyang..aku sendiri menjadi heran.. subhanallah..rupanya allah mengganti semuanya dengan rasa kenyang..alhamdulillah. Kadang rezeki yang kita kira selama ini adalah hanya materi,tapi rasa kenyang ini merupakan rezeki yang tiada tara nikmatnya bagi seorang yang lapar. Dan akhirnya kuhabiskan sisa malem itu dengan rasa kenyang dan kepasrahan kepada dzat yang maha rahman. Tampaknya kejutan yang Allah berikan blom berakhir..dan ini lebih membuat ku terheran dan tertawa dalam hati adalah ketika tau2 ada sodara yang memberikan uang kepadaku 100rb pada pagi harinya..ketika aku bertanya "buat apa uang ini?" sodaraku pun menjawab :"bawa aja" spontan aku tertawa ketika menerima uang itu..sampai sodaraku pun bertanya kenapa aku tertawa..aku cuma berkata:"gpp...subhanallah
" hehehe...bener2 pelajaran besar yang berharga yg diberikan nenek itu hari ini..ikhlas dalam segala sesuatu,dan biarlah allah yg mengurus sisanya :)

sesuatu yang simple tapi tak terlupakan bagi anak dirantau ini.. 13 purnama yang berkesan untukku, dan inilah salah satu souvenir kota kembang untuk ku:)

The Dance Of Life

Dalam duduk ku termenung..sambil menggerutu dalam hati kenapa hujan tak kunjung reda. "Hmm...gagal lagi deh bertemu klien" kataku dalam hati. Kerjaan yang tertunda ini membuatku menjadi bad mood. Setelah mondar-mandir g jelas lalu kulangkahkan kaki menuju teras kantorku, sambil melihat hujan yang semakin menunjukkan aksinya. Tanpa sengaja mata ini memandang kepada 2 orang anak kecil yang bermain riang ditengah deras sang hujan. Mataku mengikuti kemana mereka berlari, tertawa dan bermain. Basah..lelah..tak lagi tampak dalam wajah mereka..seakan mereka larut dalam lantunan merdu melodi alam yang mengalun lembut bersama derasnya hujan...meraka menari..tertawa lepas..bermain riang seakan tiada lagi beban didunia ini. Tawa seorang bocah yang membuat hati orang yang melihatnya pun ikut tersenyum bahagia. Tanpa sadar penatku hilang lenyap dengam senyuman dan tawa mereka.. Kini aku merasa..dengan melihat dan membuat orang lain bahagia dan tersenyum, maka kita pun kan ikut tersenyum bahagia. Dan kini aku pun tersenyum, walau kerjaan akhirnya tertunda pasti itu ada hikmahnya :) kulepaskan semua beban penat dalam hati, dan kumenari riang dalam tawa dan senyum sang bocah :).

Setiap aspek dalam hidup kita juga memainkan nada2 sendiri dari simfoni alam..tinggal bagaimana kita meramunya dan menjadikanya lagu yang indah..sehingga kita bisa menikmatinya dalam tarian kehidupan. Lepaskan semua beban..dan ikutilah gerakan lembut the dance of life. Free your mind, body, and soul and get connected with the beauty of life ;)